Minggu, 02 Juni 2013

TUGAS PRAKTIKUM LAPANGAN TAKSONOMI HEWAN II


ASTRID ANDRIANI
1117021008
TAMAN MARGASATWA RAGUNAN 
23 MEI 2013

KLASIFIKASI

Kerajaan: Animalia

Filum: Chordata

Kelas: Mammalia

Upakelas: Marsupialia

Upaordo: Macropodiformes

Famili: Macropodidae

Genus: Macropus

Species : Macropus giganteus


DESKRIPSI

Kanguru atau kangguru adalah hewan mamalia yang memiliki kantung (marsupialia). Hewan ini termasuk hewan khas Australia. Kata kanguru diambil dari bahasa Aborigin gangguru.

Kanguru mempunyai dua kaki belakang yang kuat, telapak kakinya yang besar didesain untuk meloncat. Kanguru biasa melompat dengan kecepatan 20-25 km/jam. Tapi mereka bisa melompat hingga kecepatannya menjadi 70 km/jam. Harapan hidup kanguru sekitar 9-18 tahun. Walau kadang-kadang ada kanguru yang bisa bertahan hidup hingga 28 tahun.


HABITAT

Ditemukan di Australia, dan ada berbagai jenis walabi ditemukan di seluruh negeri, di semua habitat yang berbeda.



REPRODUKSI

setelah pembuahan, dilahirkan bayi kanguru yang buta, panjangnya satu sentimeter. Biasanya hanya seekor yang lahir. Pada tahap ini bayi kanguru disebut neonatus. Sementara embrio semua mamalia melewati tahap ini di dalam rahim induknya, anak kanguru lahir saat panjangnya baru satu sentimeter. Neonatus tersebut belum berkembang sempurna: kaki depan belum berbentuk, dan kaki belakang baru merupakan tonjolan kecil. Dengan keadaan seperti itu, neonatus tentu tidak dapat meninggalkan induknya.
Setelah keluar dari rahim, neonatus bergerak memanjat menggunakan kaki depan menyusuri bulu-bulu tubuh induk dan tiga menit kemudian tiba di kantong induknya. Kantong induk bagi neonatus sama dengan rahim bagi mam Pada tahap ini, induk kembali mengalami ovulasi dan sel telur terbentuk di dalam rahim. Betina
sekali lagi berkopulasi dengan jantan sehingga sel telur dibuahi. Namun, sel telur yang dibuahi tidak segera berkembang. Bila wilayah Australia Tengah mengalami musim kemarau panjang, seperti yang sering terjadi, telur yang dibuahi tersebut tidak mengalami perkembangan sampai musim kemarau selesai.
Bila musim hujan datang dan padang rumput tumbuh, perkembangan sel telur dimulai kembali.alia lain. Perbedaannya adalah pada mamalia lain anak terlahir dalam bentuk bayi, sedangkan kanguru masih berupa neonatus ketika keluar dari rahim. Kaki, muka, dan banyak organ lainnya belum terbentuk. Neonatus yang telah mencapai kantong, menempelkan dirinya ke salah satu dari empat puting susu dan mulai menyusu. Apabila cuaca mendukung, 33 hari setelah pembuahan, neonatus baru yang sebesar biji kacang merah, merayap dari mulut rahim dan mencapai kantong induknya seperti yang dilakukan kakaknya. Sementara itu, neonatus pertama di dalam kantong telah mengalami pertumbuhan yang nyata. Ia tumbuh tanpa mengganggu adiknya yang panjangnya hanya satu sentimeter. Setelah berumur 190 hari, anak kanguru sudah cukup dewasa untuk keluar dari kantong induknya. Mulai saat itu, anak kanguru menghabiskan sebagian besar waktunya di luar kantong dan sepenuhnya meninggalkan kantong pada umur 235 hari.
PERILAKU

mempunyai kaki belakang yang kuat dengan kaki panjang.Mereka naik kaki belakang mereka ketikamelakukan perjalanan cepat, menggunakan ekor sebagaikeseimbangan.Ini seperti memantul pada musim semi.Ini adalah carahemat energi perjalanan jarak yang jauh.Kaki depan merekakecil.Mereka adalah marsupial.

Kantung kangguru perempuan, seperti yang macropods lain, adalah depan-pembukaan.
 Kantung dari beberapa marsupial, seperti wombat, membuka terbelakang sehingga mereka tidak mengisi dengan tanah saat menggali liang perempuan.


TUGAS PRAKTIKUM LAPANGAN TAKSONOMI HEWAN II







TUGAS PRAKTIKUM LAPANGAN TAKSONOMI HEWAN II


ASTRID ANDRIANI
1117021008
TAMAN MARGASATWA RAGUNAN 
23 MEI 2013

KLASIFIKASI

Kerajaan: Animalia

Filum: Chordata

Kelas: Aves

Famili: Bucerotidae

Genus: Aceros

Spesies: Aceros undulates


DESKRIPSI
Julang emas memiliki tubuh berukuran besar (100 cm). Punggung, sayap, perut hitam. Ekor putih.
Burung jantan: Kepala krem. Bulu harus kemerahan bergantung dari tengkuk. Kantung leher kuning tidak berbulu dengan setrip hitam.
Burung betina: Kepala dan leher hitam. Kantung leher biru. Iris merah, paruh kuning dengan tanduk kecil kerenyut, kaki hitam. Terbang dengan kepakan sayap yang berat dan suara keras. Terbang berpasangan atau dalam kelompok kecil.
Sarang berupa lubang pohon yang ditutupi kotoran, dengan betina terkurung didalamnya. Telur berwarna putih berbintik merah dan coklat, jumlah 1-2 butir. Berbiak bulan Juli-September.

HABITAT

Hutan dataran rendah, perbukitan.
Tersebar sampai ketinggian 2.000 m dpl.

Dan penyebarannya meliputi :
  • India Timur, Cina Barat daya, Asia tenggara, Semenanjung Malaysia.
  • Sumatera, Kalimantan, Jawa, Bali.
REPRODUKSI
Julang emas betina bertelur 2 butir, telur dierami oleh yang betina di dalam lubang pohon. Selama mengerami yang betina mendapan kebutuhan pakan jari yang jantan dengan jalan disuapi melewati lubang. Lubang pohon tinggal disisakan sebesar ukuran paruh, penutup lubang menggunakan lumpur dan air liurnya.

PERILAKU
Pada waktu bereproduksi hidup berpasangan, namun akan  membentuk kelompok di luar waktu musim reproduksi.  Burung ini menyukai  terbang tinggi di atas hutan dengan kepakan sayap yang berat dengan kepala tampak menjulur ke depan.